Senin, 07 Maret 2011

Bikin burung sehat, kecambahkan dulu bijian pakan burung Anda ♥Om Kicau

[caption id="attachment_34190" align="alignleft" width="227" caption="Bijian berkecambah, bijian terbaik untuk burung"][/caption]

Jika Anda punya burung pemakan biji coba sekali waktu berikan pakan bijian yang sudah berkecambah. Apalagi kalau Anda penangkar burung kenari, gelatik, parkit, burung lovebird atau burung paruh bengkok lain, maka pemberian pakan dengan bijian yang sudah dikecambahkan seharusnya menjadi "kewajiban". Sebab, bijian yang sudah berkecambah lebih baik ketimbang bijian yang masih utuh.

Pakan dalam bentuk bijian yang biasanya disediakan untuk burung antara lain adalah canary seed, jewawut, milet, gabah, kacang hijau, biji bunga matahari, dan biji semangka, nigerseed, biji sawi, jagung dan masih ada beberapa jenis lainnya.

Pengecambahan sebaiknya tidak terlalu lama, hal ini juga tergantung dari jenis bijiannya, sehingga kecambahnya tidak terlalu panjang. Biji tersebut diberikan kepada burung pada saat kecambah masih pendek, yaitu ketika tunas baru keluar. Hal itu dimaksudkan agar bentuk biji-bijian (kesenangan burung) tidak terlalu berubah.

Mengapa biji-bijian perlu dikecambahkan? Nah, menurut drh Dharmojono, penulis buku Aneka Permasalahan Burung dan Ayam Hias, biji-bijian yang baru berkecambah kadar lemaknya berkurang sedang kandungan vitamin E, C, dan B kompleksnya bertambah. Makanan seperti inilah yang justru dikehendaki dan bagus sebagai makanan burung.

Cara membuat kecambah

[caption id="attachment_34191" align="alignleft" width="360" caption="Ada kecambah normal (kiri) dan tidak normal"][/caption]

Rendam bijian yang akan dibuat kecambah semalaman. Siapkan wadah berlubang, bisa colander (saringan) atau pun kukusan, alasi dengan wadah lain yang bisa menampung air yang akan menetes.

Alasi dasar wadah tersebut dengan lap bersih, sebaiknya yang sudah tidak terpakai lagi karena biasanya kecambah akan meninggalkan bercak-bercak coklat atau lebih praktis lagi gunakan tisu dapur (kitchen towel).

Tuang bijian yang sudah direndam ke wadah tersebut, dan tutup lagi dengan lap serupa atau tisu dapur.  Siram bijian dengan air bersih 3 kali sehari. Dalam 2-3 hari bijian akan tumbuh menjadi kecambah.

Catatan untuk "perhatian"

Masing-masing jenis bijian memiliki kekerasan kulit dan masa kembang yang berbeda. Untuk itu, selama pembuatan kecambah perlu diperhatkan jangan sampai ekor kecambahnya kepanjangan. Cukup bila sudah tumbuh 1-2 mm segera hentikan proses berkecambah dengan cara mengambil semua bijian dan simpan di almari sayur/es (bukan di freezernya).

Sangat disarankan jika Anda hanya memberikan bijian berkecambah yang pertumbuhannya normal. Yang tidak normal, bisa diberikan ke ayam atau unggas lain.

Pembuatan kecambah sebaiknya disesuaikan dengan jumlah burung dan usahakan jangan menyimpan kecambah lebih dari 3 hari agar kesegaran kecambah yang dimakan burung tetap terjaga.

Berikan pakan bijian dalam bentuk kecambah secara rutin niscaya burung Anda akan semakin sehat dan menyenangkan. Burung-burung penangkaran pun akan semakin fit dan produktif.

Semoga sukses dan burung-burung Anda pun bisa "berkecambah"...
Untuk burung penangkaran, pastikan gunakan BirdMature untuk produktivitas dan BirdMineral untuk vitalitas...

3 komentar:

  1. heeemmmmm..............

    BalasHapus
  2. purwanto sawogedhe8 Maret 2011 01.54

    siap saya coba om...kebetulan saya ada BR 9 ekor om....ada satu yang kurang sehat,berak semi basah agak putih....tq om

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan tidak mengirim SPAM.
Terima kasih.