Hasil Lomba Burung Presiden Cup 2

Even Presiden Cup yang dikemas BnR pekan lalu di Parkir Timur Senayan Jakarta boleh dibilang jadi semacam pesta akbarnya kicau mania tahun ini. Inilah hasilnya.

Perlu catatan harian penangkaran

Penjodohannya pun tidak mudah, sebab membedakan jantan betina pun tidak gampang. Butuh pengalaman dan kepekaan untuk memastikan jenis kelamin. Banyak sekali kasus breeder pemula gagal.

Kendala selalu ada, tetapi bisa diatasi

Penelurusan ke sejumlah breeder cucakrawa, disebutkan bahwa kendala yang harus dihadapi sesungguhnya cukup banyak. Namun kendala-kendala ini ternyata tidak pernah menyurutkan para breeder, karena biasa diatasi.

Cucakrowo perlu ketenangan dan multivitamin

Meski ada pemodal kelimpungan ketika ikut-ikutan mencoba beternak cucakrowo namun ada saja breeder yang tersenyum lantaran modal yang dikeluarkan relatif sedikit tetapi hasilnya berlipat-lipat.

Harga burung saat ini

Harga burung di wilayah Solo dan sekitarnya (Soloraya) pada pertengahan Maret 2012 menunjukkan beberapa kenaikan yang signifikan. Seperti apa?

Sabtu, 31 Juli 2010

Tip 'n trik penjodohan murai batu ala Black Bird Keeping







Berikut ini adalah artikel kedua kiriman Om Tony Alamsyah alias Om Bajak Laut, majikan Black Bird Keeping Cilacap. Kalau sebelumnya dia bertutur tentang ciblek clebok, sekarang dia membeber tips dan triknya menjodohkan dua murai batu dengan tipe sama-sama "sulit jodoh". Nah simak tips berikut ini...
Oke. Untuk sahabat semua yang berkenan menulis apapun seputar dunia burung, silakan kirim ke email OmKicau. Salam.






BONAR VS ALPACINO ….. KORBAN KEDASYATAN BIRD MATURE


Pada dasarnya kunci keberhasilan seorang breeder adalah “SABAR”. Tanpa 5 huruf tersebut saya berani menjamin bahwa proses breeding semua hal jenis hewan akan gagal. Selama 6 bulan terkahir saya berusaha untuk menjodohkan beberapa Murai Batu di rumah dengan berbagai metode yang berbeda.


Sebenarnya tidak ada patokan waktu yang khusus dalam proses penjodohan murai batu. Di berbagai media masa ada yang mengatakan kurang lebih 2 (dua) minggu, tapi dalam kenyataan mungkin waktu 2 (dua) minggu tersebut belum cukup.


Saya sendiri pernah “sangat amat teramat sangat” beruntung, hanya dalam waktu 30 menit saya berhasil menjodohkan murai batu, tetapi selebihnya butuh waktu yang relatif lama untuk menjodohkan pasangan pasangan murai tersebut.


Sepanjang yang saya amati, bahwa untuk menjadikan pasangan tersebut “klik” sehingga si betina tidak takut ketika di dekati oleh si jantan adalah proses tersulit dalam teknik penjodohan murai batu.


Tidak ada trik khusus sebenarnya, kuncinya adalah dengan kontrol pakan selama proses penjodohan tersebut.





[caption id="attachment_12387" align="alignright" width="100" caption="Majikan Black Bird Keeping Cilacap..."] [/caption]

Murai jantan cenderung lebih agresif daripada si betina, maka yang harus dilakukan adalah memberikan porsi makan yang berbeda kepada kedua murai tersebut. Apabila si jantan diberi 1 sendok makan kroto, maka berilah si betina 2 sendok makan. Apabila si jantan diberikan 2 jangkrik (pemberian max dalam proses penjodohan), maka berilah si betina minimal 4 jangkrik dalam tiap sesi makannya. TETAPI TETAP SAJA METODE INI MEMBUTUHKAN WAKTU YANG LAMA.

Saya sendiri adalah salah korban pertama begitu manisnya mulut seorang “DUTO SRI CAHYONO” pada saat launching Bird Mature kekekekekekekekeke. Atas promo yang begitu menggebu-gebu akhirnya saya mencoba 1 botol “BIRD MATURE”.


Penjodohan murai batu Bonar-anakan Alpacino


Bonar sendiri adalah tipe murai yang tenang tapi begitu ganas jika melihat betina. Mungkin sudah ada 3 betina yang menjadi keganasan bonar. Sedangkan betina anakan Al Pacino (AP) sendiri adalah betina dari tempat Pak Samino. Tipe dari AP sendiri adalah betina patah hati. Betina patah hati adalah betina yang dicabut paksa dari pejantannya atau pada saat proses breeding (pada posisi betina sudah meloloh anakannya dengan dibantu soulmatenya) si jantan mati. Betina yang seperti ini sangat sulit untuk dijodohkan kembali, kecuali dengan meningkatkan metabolisme birahi di tubuhnya secara ekstrim.


Pada saat menjodohkan BONAR x AP, tiap kali saya satukan di kandang jodoh, si AP tidak pernah mau tenang, sehingga membuat BONAR emosi dan justru cenderung menghajarnya.


Akhirnya, selama 7 (tujuh) hari berturut-turut, saya tetesi AP dengan Bird Mature sebanyak 5 tetes pada jam 19.00 WIB. Dengan asumsi bahwa pada waktu malah hari murai cenderung istirahat sehingga proses reaksi Bird Mature lebih reaktif dalam meningkatkan metabolism tubuhnya.


Selama tiga hari kemudian saya mendengar si AP mulai berbunyi dan memanggil si Bonar (tanda betina birahi adalah dengan mengeluarkan suara suara atau berbunyi). Hingga akhirnya saya tingkatkan pemberian Bird Mature menjadi 3 tetes pagi dan 7 tetes sore hari selama 4 hari berturut turut.


Ternyata yang terjadi lebih dasyat…. Si AP semakin agresif dan berbunyi sangat sering. Akhirnya sekat kandang jodoh pun saya buka dan melihat AP begitu agresif dan sudah memainkan ekornya ketika dirayu BONAR alias SUDAH JODOH dan siap dimasukan ke kandang breeding dan siap membuat Dapur BLACK BK “ngebul” huehuehue…..


Salam breeding!!!






Jumat, 30 Juli 2010

Ciblek clebok, speed rapat suara berdengung

Berikut ini adalah artikel kiriman Om Tony Alamsyah alias Om Bajak Laut, majikan Black Bird Keeping Cilacap. Dia bertutur tentang jenis ciblek yang disebut ciblek clebok. Apa itu? Simak saja tulisannya.
Oke. Untuk sahabat semua yang berkenan menulis apapun seputar dunia burung, silakan kirim ke email OmKicau. Salam.

CIBLEK CLEBOK

[caption id="attachment_12387" align="alignright" width="154" caption="Majikan ciblek clebok..."][/caption]

CLEBOK….? Sebuah kata yang aneh, apalagi ketika didepan kata tersebut ada kata “ciblek”. Memang aneh, apalagi untuk penggemar burung yang selama ini hanya mengenal ciblek sawah dan ciblek gunung.
CLEBOK adalah daratan di sepanjang laguna Segara Anakan dan sekelilingnya merupakan wilayah perairan di Kabupaten Cilacap. Letaknya dapat dikatakan terisolasi dari daratan. Untuk mencapai daratan tersebut dapat menggunakan kapal compreng atau kapal mesin menyusuri hutan mangrove dan Pulau Nusakambangan.

Berawal dari keinginan untuk memelihara ciblek istimewa, segera saja saya mengajak Om Duto dan Om Dwi Love Bird menuju ke rumah Om “WARTIM KATHINK” (Facebook id), salah satu spesialis ciblek di Kabupaten Cilacap.

Awalnya kami sendiri sebenarnya belum tahu jenis dari ciblek tersebut. Yang ada di otak kami, bahwa ciblek tersebut paling jenis ciblek sawah atau ciblek gunung. Setelah mendapat penjelasan dari Om Wartim bahwa ciblek tersebut dari CLEBOK, terbersit sebuah pertanyaan, “Apa mungkin ada habitat ciblek di daerah tersebut?”

Pertanyaan tersebut terbersit mengingat daerah tersebut (dan juga airnya) sangat payau, panas dan dengan kondisi angin yang kencang.

Apa dan bagaimana ciblek clebok?
Ciblek clebok mempunyai ciri bulu yang lebih legam daripada ciblek kebanyakan. Hal ini mungkin disebabkan kondisi habitatnya yang ekstrim.

Ciri istimewa dari clebok adalah memiliki kerapatan (speed) suara yang tinggi (sekitar 150% lebih rapat dari ciblek daratan pada umumnya). Selain itu, ada suara tembakan yang berdengung.

Pada saat Om Dwi Love Bird membeli ciblek tersebut dan mendengar suara tembakannya, saya mempunyai niatan untuk membeli satu lagi di waktu yang berbeda. Hal ini saya lakukan untuk membuktikan, apakah ada perbedaan dari kualitas suara antara ciblek dalam satu habitat. Akhirnya Minggu lalu saya diberitahu Om Wartim, bahwa dia sudah mendapatkan ciblek clebok lagi. Tanpa pikir panjang saya segera meluncur dan membeli ciblek clebok tersebut.

Sesampai di rumah, ciblek yang masih muda tersebut ternyata memang tidak berbeda dengan yang Om Dwi bawa ke Jogja.

Speed tinggi dan tembakan berdengung, berulangkali dia bawakan.

Asyeek!!!

Catatan Om Kicau:


Berikut ini beberapa gambar jenis-jenis ciblek dan prenjak (keluarga prinia, sumber: Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan, terbitan LIPI dan Burung Indonesia):

Senin, 26 Juli 2010

PRODUK KESEHATAN BURUNG (STICKY POST)

BERIKUT INI PRODUK-PRODUK OM KICAU UNTUK KESEHATAN BURUNG:





















NEW RELEASE












STAMINA BURUNG





A. BirdPower


Untuk burung loyo, penyiapan lomba dll


BirdPower adalah produk Om Kicau yang ditujukan untuk menambah power dan kegacoran pada burung. Apa komposisinya? BirdPower adalah kombinasi ATP dan multivitamin lengkap.

Cara pakai: Masukkan 1-2 tetes langsung ke paruh, atau masukkan 5 tetes BirdPower ke dalam 30-50 cc/ml air matang suhu normal. Minumkan selama 4-5 hari sebelum lomba sampai hari ketika ikut lomba.

Harga Rp. 75.000 per 5 ml. Pesan sekarang.


B. BirdFuma


Untuk burung penangkaran dan lomba


Saat ini Om Kicau tidak memproduksi BirdFuma karena fungsinya sudah tergantikan dengan lebih baik oleh BirdMature untuk penangkaran dan BirdPower untuk burung lomba.

Kembali ke DAFTAR PRODUK








PENGOBATAN





A. BirdCream


Untuk kaki berkerak, berjamur, bengkak, luka lama dan baru.


BirdCream adalah krim yang mengandung zat anti parasit dan bakteri khusus untuk menghilangkan kerak pada kaki burung akibat cascado dan scabies, mencegah infeksi pada luka baru, menyembuhkan luka lama, dan mengempiskan bengkak akibat terjadinya infeksi pada kaki, paruh atau bagian lain anggota tubuh burung.

Cara Pakai: Oleskan pada kaki atau bagian lain tubuh burung yang luka atau bengkak dan kaki yang berkerak, sehari sekali selama 3-4 hari atau sesuai kebutuhan.

Harga Rp. 50.000 per botol 5 gram. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK


B. BirdBlown


Anti mata berair, diare dan gangguan pencernaan lain.


BirdBlown adalah anti parasit dalam bentuk powder untuk dijadikan larutan oral dengan fungsi menghilangkan sesak nafas pada burung, gejala snot (mata bengkak) dan gangguan pencernaan akibat airsac mite (kutu kantung udara) dan parasit lain serta bakteri yang menyerang saluran pernafasan dan/atau alat pencernaan burung.

Cara Pakai: Masukkan 5 tetes larutan ke dalam 30-50 ml (hampir setara dengan satu wadah air minum untuk burung ukuran tanggung) atau langsung masukkan 2-3 tetes langsung ke paruh burung. Berikan ke burung selama 3-4 hari atau sesuai keperluan/ kondisi burung.

Harga Rp. 75.000 per botol isi dalam bentuk powder untuk dilarutkan dalam aquades atau air matang dan bersih sebanyak 8-10 ml. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK


C. BirdSlim


Anti-gemuk, mengembalikan kondisi loyo pasca mabung, pasca sakit, drop pasca lomba, kurang ngotot berkicau.


BirdSlim adalah larutan oral yang mengandung Carnitine HCL, Sorbitol, Magnesium Sulfat dan Extract Vegetable untuk memecah lemak pada burung yang kegemukan tetapi menjagi nafsu makan tetap terjaga, memperbaiki efisiensi pakan, mengatasi stress karena temperature panas dan penyakit, penyedia energy, meningkatkan pertumbuhan dan reproduksi, memperbaiki fungsi hati dan ginjal serta menjaga kondisi fit pada burung.

Cara Pakai: Masukkan 5 tetes larutan ke dalam 30-50 ml (hampir setara dengan satu wadah air minum untuk burung ukuran tanggung) atau langsung masukkan 2-3 tetes langsung ke paruh burung. Beriikan ke burung selama 3-4 hari atau sesuai keperluan/ kondisi burung.

Harga Rp. 75.000 per botol isi 7,5 ml. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK


D. BirdTwitter


Serak, seak nafas dan macet bunyi karena gangguan pernafasan.


Larutan oral yang mengandung zat antiparasit baik ekstro maupun endo penyebab burung serak, sesak nafas dan macet bunyi.

Cara Pakai: Masukkan 5 tetes larutan ke dalam 30-50 ml (hampir setara dengan satu wadah air minum untuk burung ukuran tanggung) atau langsung masukkan 2-3 tetes langsung ke paruh burung. Berikan ke burung selama 3-4 hari atau sesuai keperluan/ kondisi burung.

Harga Rp. 75.000 per botol isi 5 ml. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK


E. StopSnot


Atasi snot, mata berair, CRD, berak kapur.


StopSnot adalah kombinasi antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri pada burung. Infeksi bakteri yang menyebabkan snot atau coryza, berak kapur atau Pullorum (akibat dari serangan bakteri Salmonella pullorum) dan Chronic Respiratory Disease (CRD) atau ngorok atau infeksi air sac atau sinusitis akibat bakteri Mycoplasma galisepticum.

Karena penyakit akibat serangan bakteri dan memerlukan penanganan cepat, Anda perlu selalu menyimpan StopSnot di perlengkapan obat burung Anda. Sedia payung sebelum hujan, begitulah kira-kira yang perlu Anda lakukan.

Cara Pakai: Masukkan 5 tetes larutan ke dalam 30-50 ml (hampir setara dengan satu wadah air minum untuk burung ukuran tanggung) atau langsung masukkan 2-3 tetes ke paruh burung. Beriikan ke burung selama 7 hari atau sesuai keperluan/ kondisi burung dengan burung dirawat di dalam sangkar karantina dengan dipasangi lampu sebagai penghangat.

Harga Rp. 75.000 per botol isi 8 ml. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK









BURUNG BERMASALAH





A. BirdMolt (BMT)


Untuk membantu proses mabung sehingga bisa tuntas dan burung segera fit.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Burung botak di kepala, leher dan bagian tubuh lain, bulu sulit tumbuh, bulu sulit rontok karena tidak muncul tunas bulu baru, mabung terlalu lama, bulu tidak tumbuh sempurna, bulu mudah patah, mudah rontok dan lain-lain.

Kandungan:

BirdMolt/BMT terdiri dari multi vitamin dan multi mineral cair yang dilengkapi dengan suplemen lain yang lengkap dan seimbang disertai bahan aktif yang diracik khusus untuk mendorong pelepasan bulu lama dengan cara menumbuhkan bulu baru, mencegah bulu baru pecah-pecah, kusam dan tumbuh tidak rata.

Cara Pakai:

BirdMolt/BMT diteteskan langsung ke paruh burung yang bandel rontok bulu. Untuk burung kecil (kenari dan jenis finch lainnya) sebanyak 2-4 tetes selama 3-5 hari atau sampai hari kedua setelah bulu mulai terlihat berjatuhan. Untuk burung besar (murai batu, kacer, cucakrowo, cucak hijau dan yang seukuran) sebanyak 4-6 tetes selama 3-5 hari atau sampai hari kedua setelah bulu mulai terlihat berjatuhan.

Harga BirdMolt/BMT Rp 75.000/per botol isi 8 ml. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK


B. BirdShout (BST)


Untuk membangkitkan vitalitas burung sehingga rajin berkicau.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Burung macet bunyi sehabis mabung, macet bunyi karena kalah mental, tidak gacor, suka turun tangkringan jika ditrek, ngeriwik terus, mudah mbagong/ nguda laut/ ngebatman.

Kandungan:

BirdShout/BST terdiri dari multi vitamin dan multi mineral cair yang dilengkapi dengan suplemen lain yang lengkap dan seimbang disertai bahan aktif yang diracik khusus untuk membuat burung fit dan mau berkicau serta menstabilkan performa burung.

Cara Pakai:

BirdShout/BST diteteskan langsung ke paruh burung yang macet bunyi atau bunyi tidak stabil, dan bisa juga dioleskan atau dispetkan ke dalam jangkrik kemudian diberikan kepada burung yang biasa diberi pakan serangga.

.Untuk burung kecil (kenari dan jenis finch lainnya) sebanyak 1-2 tetes selama 5-10 hari. Untuk burung ukuran sedang sebanyak 2-3 tetes selama 5-10 hari. Jika pemberian belum memberikan hasil memuaskan, bisa diulang sepekan kemudian dengan penggunaan dan pemberian yang sama dengan pada pemberian periode pertama.

Harga BirdShout/BST Rp. 75.000/per botol isi 2,5 ml. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK


C. BirdFresh


Penghilang air sac mite pengganggu saluran pernafasan, penghilang serak dan gangguan pernafasan lain.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Burung macet bunyi karena infeksi saluran pernafasan, mudah serak, tidak nagen/ suka turun tangkringan, tiba-tiba berhenti teler, mudah ngebagong/ nguda laut/ ngebatman dengan penyebab adanya gangguan di kantung udara dan atau saluran pernafasan.

Kandungan:

BirdFresh (BFR) terdiri dari bahan aktif anti parasit yang bersarang di dalam tubuh burung maupun di luar tubuh burung, yang mengganggu fungsi pernafasan maupun fungsi pencernaan.

Deskripsi kegunaan:

Fungsi utama BirdFresh (BFR) adalah memberikan kestabilan performa maupun kicau burung, sehingga burung tidak gampang mletik atau oncling atau istilah lain yang menggambarkan burung tidak bisa tuntas membawakan kicauan dalam arena Latihan Bersama (Latber) maupun lomba.

Cara Pakai:

BirdFresh/BFR dioleskan dengan tangan di bagian leher belakang burung (tengkuk) kanan dan kiri. Untuk burung ukuran kecil cukup sekali oles di tengkuk kanan dan sekali oles di tengkuk sebelah kiri. Untuk burung ukuran sedang, dua kali oles kanan dan dua kali oles sebelah kiri.

Harga BirdFresh/BFR dalam kemasan botol 2 ml Rp. 75.000. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK



D. BirdMineral


Atasi dan cegah problem penyakit burung akibat kekurangan mineral.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal), paralysa (lumpuh), perosis (tumit bengkak), anak burung menetas cacat, urat keting (tendo), terlepas sendinya, tercerai (luxatio); paruh meleset, kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran tidak segera bertelur, telur tidak berisi, produktivitas rendah, daya tetas rendah, serta banyak terjadi kematian embrio.

Kandungan:

BirdMineral (BMN) berisi multi mineral dalam bentuk serbuk/ tepung, antara lain Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin, Kalium, Vit B12, Vit D3.

Deskrispi Fungsi:

BirdMineral/BMN juga berfungsi menjaga pertumbuhan bulu yang bagus ketika burung mengalami mabung/molting sehingga bulu tumvuh kuat, sehat dan bercahaya. BirdMineral/BMN sangat direkomendasikan untuk diberikan ke burung baik burung kicauan, burung yang ditangkarkan dan juga merpati (balap sprint maupun tinggian).

Cara Pakai:

BirdMineral dicampurkan ke pakan ataupun extra fooding, dengan takaran disesuaikan dengan berat tubuh burung. Untuk pemakaian Bird Mineral, pembeli akan diberi petunjuk khusus melalui telepun atau SMS dari Om Kicau sesuai dengan burung yang mengalami masalah kekurangan mineral.

Harga BirdMineral/BMN Rp. 75.000 / botol 75 gram. PESAN? KLIK DI SINI.


E. BirdFine


Atasi burung yang tidak pernah bisa fit, kurus karena anemia, kekurangan gizi atau sehabis mabung dalam kondisi kurus, sehabis sakit.


Penggunaan utama /hilangkan indikasi:

Burung kurus, pucat, tidak gacor, sakit-sakitan, bermasalah dengan kondisi bulu pasca mabung, tidak ada nafsu makan, terlihat selalu mengantuk atau bulu mengembang.

Kandungan utama: Vitamin B12, multivitamin, multi mineral, asam amino.

Cara Pakai: Masukkan BirdFine 2-3 tetes ke dalam 30 cc/ml air (setengah wadah air minum burung ukuran tanggung). Lakukan selama sepekan atau sampai burung pulih kondisinya.

Harga BirdFine Rp. 75.000/per botol isi 7,5 ml. PESAN? KLIK DI SINI.
Kembali ke DAFTAR PRODUK

E. BirdMolt-Post


Membantu tumbuh bulu selama masa mabung, bulu bersih dan mengkilap.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Burung sulit tumbuh bulu, botak; merapikan pertumbuhan bulu.

Kandungan: Mineral dan multivitamin untuk pertumbuhan dan memperkuat bulu muda.

Cara Pakai:

Masukkan BirdMolt-Post 2-3 tetes langsung ke paruh burung atau masukkan 5 tetes BirdMolt-Pre ke dalam 30 cc/ml air (setengah wadah air minum burung ukuran tanggung). Lakukan selama sepekan ketika bulu-bulu kecil mulai tumbuh meski sebagian bulu masih rontok.

Harga BirdMolt-Post Rp. 75.000/per botol isi 8 ml. PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK









PERAWATAN HARIAN





A. BirdVit


Multivitamin lengkap dan beberapa mineral untuk rawatan harian/ mingguan.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Burung bakalan, burung pucat, nyekukruk, bulu mekar, tidak gacor, sakit-sakitan, kurang power, mental lemah, turun tangkringan ketika ditrek, tidak segera produksi/infertil, anakan mati muda, kaki pengkor, kaki lemah, bulu mudah rontok.

Deskripsi:

BirdVit adalah multivitamin dan multimineral dalam bentuk powder/ tepung khusus untuk burung. Selain untuk pengobatan berbagai penyakit karena disefisiensi fungsi organ, juga MENJAGA KESEHATAN BURUNG AGAR SELALU PRIMA.

Kandungan:

Vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate; Mineral utama seperti potasium chlorida, sodium chlorida, magnesium sulfate, mangan sulfate, iron sulfate, zinc sulfate, copper sulfate dan cobalt sulfate.

Cara Pakai:
Pemberian BirdVit dengan cara dilarutkan dalam air minum burung. Untuk burung sakit, diberikan dengan dosis 1 gram untuk setiap 1 liter air, sementara untuk penggunaan harian (tanpa efek samping) 1 gram untuk 1,5 s/d 2 liter air. Untuk ukuran seekor burung, masukkan sekepala (pentol) koreki api tepung BirdVit ke dalam 30-50 cc air (wadah air minum ukuran normal).

Pemberian BirdVit bisa juga dilakukan berbarengan dengan pakan. Untuk seekor burung, camputkan setengah kepala (pentol) koreki api tepung BirdVit dengan sesendok teh kroto, atau taburkan ke atas buah, dan berikan ke burung.

Larutan BirdVit tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.

Harga BirdVit 50 gram sebesar Rp. 50.000. PESAN? KLIK DI SINI.
Kembali ke DAFTAR PRODUK


B. FreshAves


Anti kutu baik flea maupun air sac mite yang berkembang di luar tubuh, anti semut, anti jamur dan parasit lainnya.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Bulu kusam dan burung suka mematuk bulu karena kutuan, gurem, caplak, jamur dan/atau parasit lain.

Deskripsi:

FreshAves adalah serbuk antikutu dan parasit lainnya yang aman untuk burung tetapi manjur untuk membasmi berbagai jenis serangga (artropoda).

Sesuai namanya, FreshAves ditujukan untuk membuat burung fresh atau segar karena terbebas dari semua jenis serangga pengganggu seperti kutu burung, caplak, tungau, gurem, semut dan parasit pengganggu lainnya.

Kandungan:

FreshAves mengandung permethrine dan piperonyl butoxide. Permethrine dikenal sebagai pestisida aman yang sudah diujikan untuk penyemprotan nyamuk demam berdarah di berbagai wilayah di Indonesia. Berdasar ujicoba tersebut, permethrine terbukti mempunyai aktivitas insektisidal yang sangat tinggi baik untuk lalat, nyamuk, kutu dan insekta pengganggu yang lain, juga terhadap kecepatan kerja maupun efek residualnya. Dan yang lebih penting lagi, aman untuk hewan peliharaan dan manusia.

Sedangkan piperonyl butoxide merupakan sinergis dari permethrine, yakni berfungsi meningkatkan daya racun. Perlu diketahui, (zat) sinergis dalam insektisida bisa jadi tidak beracun tetapi bisa meningkatkan daya bunuh terhadap obyek. Contoh sinergis ini, selain piperonyl butoxide adalah sesamin (minyak yang berasal dari biji wijen).

Dengan kandungan seperti itu, FreshAves sangat tepat untuk digunakan sebagai pembasmi kutu dan segala parasit pengganggu burung Anda.

FreshAves BEBAS dari zat peluruh bulu yang biasa digunakan agar air cepat menempel di bulu. Sebab peluruh bulu, apalagi remover, merusak bulu dan MENIMBULKAN MASALAH ketika burung memasuki masa mabung.

Cara Pakai:
FreshAves dilarutkan dalam air (setiap 5 gram dicampur dengan 1 liter air) dan disemprotkan ke seluruh bagian tubuh burung, dasar dan sela-sela kandang, serta semua tempat yang dicurigai sebagai tempat persembunyian kutu dan serangga serta tempat berkumpulnya parasit lainnya.

Untuk mengusir/membunuh semut, bisa langsung disemprotkan ke kawanan semut di lingkungan sangkar atau kandang penangkaran. Untuk mengusir dan/atau mematikan kutu burung atau gurem pada sarang pengeraman, serbuk FreshAves bisa langsung ditaburkan di bawah sarang pengeraman ketika burung turun sarang.

Harga FreshAves Rp. 75.000/ botol isi 67,5 gram. PESAN? KLIK DI SINI.
Kembali ke DAFTAR PRODUK



C. AscariStop


Obat cacing untuk berbagai jenis cacing penyebab burung macet bunyi, kurus, mudah terserang penyakit lain.


Penggunaan utama/hilangkan indikasi:

Burung lemah, nyekukruk, bulu mekar, pucat, mata terus berair, gelisah, tidak gacor karena adanya berbagai jenis cacing di dalam tubuh burung.

Deskrispi:

AscariStop adalah obat anti-cacing (worming) powder yang mengandung zat aktif piperazin citrate dan dibuat khusus untuk burung peliharaan.

Kandungan: Piperazin citrate

Deskripsi kandungan dalam AscariStop:

Banyak zat aktif yang bisa membunuh atau melumpuhkan cacing utama pengganggu burung (Ascaridia galli) seperti higromisin B dan kumafos, namun untuk kedua zat ini digunakan secara khusus jika cacingan dalam kondisi akut karena keduanya mengandung antibiotika yang pemberiannya memerlukan nasihat dokter hewan. Sementara piperazin citrate memiliki efek narkotika sehingga cacing dapat dikeluarkan dalam keadaan hidup oleh adanya peristaltic usus burung.

Cara Pakai:

Masukkan sebanyak 1 sendok AscariStop (sendok ukur disertakan dalam kemasan) ke dalam air 50 ml (seperempat gelas minum ukuran normal). Berikan ke burung ketika tidak dijemur. Burung yang akan diberi obat ini dijemur dulu tanpa air minum, setelah itu berikan larutan obat di tempat teduh.

AscariStop bisa digunakan secara rutin (sebulan sekali) karena setiap saat bisa saja ada telur cacing masuk bersama pakan atau air yang dikonsumsi burung kesayangan kita.

Harga AscariStop Rp. 25.000/botol 10 gram. PESAN? KLIK DI SINI.

Saran untuk mencapai hasil yang memuaskan dalam penggunaan produk rawatan harian:

Untuk perawatan harian yang terbaik, sebaiknya Anda menggunakan ketiga produk Om Kicau di atas dalam satu paket. Sebab, problema burung biasanya bersifat kompleks. Jadi, dengan memiliki ketiganya, Anda bisa pertama-tama menyemprot semua burung, kandang dan/ atau sangkarnya, dengan FreshAves, selanjutnya dilakukan pemberian obat cacing dengan AscariStop. Setelah itu, pada hari berikutnya Anda berikan BirdVit untuk semua burung.

Jika burung Anda dalam kondisi drop karena kekurangan multivitamin dan multimineral, bisa Anda berikan terlebih dahulu BirdVit dan pada hari berikutnya dilakukan penyemprotan kandang dan pemberian obat cacing.

Kembali ke DAFTAR PRODUK







REPRODUKSI (PENJODOHAN, PENANGKARAN)





A. BirdMature atau BirdHormon


Hormon dan multivitamin dosis tinggi untuk memacu fertilitas/ kesuburan burung di penangkaran.


Penggunaan utama/ hilangkan indikasi:

Burung infertil, tidak subur, kurang birahi, sulit jodoh, piyikan mudah mati, mudah sakit.

Kandungan:

BirdMature (BMR) adalah multivitamin dan multi mineral cair yang dilengkapi dengan suplemen lain yang lengkap dan seimbang disertai bahan aktif yang bermanfaat untuk kebutuhan utama asupan makan burung indukan dan burung-burung anakan/piyikan, yakni untuk meningkatkan kesuburan/ fertilitas untuk kepentingan penjodohan dan macet produksi.

Deskripsi produk:

Fungsi utama BirdMature/BMR adalah meningkatkan fertilitas dan menormalkan fungsi reproduksi burung, meningkatkan daya tahan tubuh piyikan (burung-burung muda), menormalkan sistem kekebalan tubuh piyikan serta menyempurnakan pertumbuhan bulu burung.

BirdMature/BMR sangat direkomendasikan untuk digunakan oleh para penangkar sehingga mencapai produksi burung yang optimal, menjaga kesehatan indukan dan menstabilkan fungsi reproduksi burung.

Cara Pakai:

BirdMature ada tiga bentuk, yakni cair, serbuk di dalam kapsul dan pasta di dalam kapsul jelly. Dengan kandungan yang sama, digunakan secara berbeda sesuai kebiaasaan makan burung.

1. BirdMature cair: Diteteskan langsung ke paruh burung-burung indukan atau calon indukan (khususnya untuk burung-burung pemakan biji), dan bisa juga dioleskan atau dispetkan ke dalam jangkrik kemudian diberikan kepada burung yang biasa diberi pakan serangga.

Untuk burung indukan atau calon indukan jenis kecil (kenari dan finch lain) digunakan antara 2-3 tetes, dan diberikan sehari sekali selama 5-10 hari. Untuk burung indukan atau calon indukan jenis sedang (murai batu, kacer, cucakrowo, cucak hijau dan yang seukuran) digunakan antara 3-5 tetes, dan diberikan sehari sekali selama 5-10 hari. Untuk burung anakan jenis kecil diberikan 1 tetes dalam sehari selama sepekan dan 1-2 tetes pada sepekan berikutnya. Untuk burung anakan jenis sedang diberikan 2 tetes dalam sehari selama sepekan dan 2-3 tetes pada sepekan berikutnya.

2. BirdMature kapsul: Kapsul dibuka dan serbuk dilarutkan dalam 50 cc air minum (wadah minuman burung ukuran normal) dan berikan untuk burung jantan maupun betina.

Berikan selama 4 hari berturut-turut untuk burung kedua burung yang sedang dijodohkan; atau setelah anakan diambil untuk indukan yang sudah beranak.

BirdMarute yang sudah dilarutkan jangan digunakan lewat hari.

3. BirdMature pasta: Selongsong dibuka dan pasta dioleskan ke permukaan buah untuk burung-burung pemakan buah. Diberikan selama 3-4 hari untuk burung jantan dan betina.

Harga BirdMature/BMR Rp. 75.000 per botol berisi 2,5 ml (sekitar 60 tetes).

Harga BirdMature kapsul/sachet Rp. 75.000 per botol isi 15 kapsul atau sachet.
Harga BirdMature dalam kapsul jelly Rp. 75.000 per botol isi 5 kapsul jelly.

PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK


B. TestoBird dan EstroBird


Hormon perangsang produksi testosteron dan estrogen pada burung-buirung penangkaran, khusus untuk burung lovebird dan kenari atau jenis finches lainnya.


TestoBird adalah penambah (dan perangsang produksi) hormon testosteron pada burung jantan.

EstroBird adalah penambah (dan perangsang produksi) hormon estrogen pada burung betina.

TestoBird dan EstroBird ditujukan untuk perangsang kesuburan pada burung-burung penangkaran, khususnya LoveBird dan kenari serta burung lain yang jantan dan betina bisa dipisah sehingga jantan bisa khusus mengonsumsi TestoBird sedangkan betina mengonsumsi EstroBird.

Cara Pakai: Masukkan 3 tetes langsung ke paruh burung atau campurkan 5-6 tetes ke air sebanyak 50 cc (wadah air minum burung ukuran normal).

Harga: TestoBird dan EstroBird dijual dengan harga paket Rp. 100.00 berisi dua botol @ 8 ml. Bisa digunakan untuk lebih dari 10 kali pemakaian.

PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK









F. PAKAN KHUSUS





+B. BirdFood, harga Rp. 75.000/botol untuk 3-4 kali pemakaian persiapan lomba atau sekali treatmen burung drop sampai pulih kembali.

Untuk penjelasan tentang BirdFood bisa dibaca di artikel ini.

*) Catatan/Perhatian: Kandungan dalam ramuan BirdFood sangat merangsang kedatangan semut. Oleh karena itu pastikan sangkar dengan pakan BirdFood di dalamnya bebas dari jangkauan semut.

PESAN? KLIK DI SINI.







G. PERLENGKAPAN P3 K PLUS




Om Kicau juga menyediakan isi kotak perlengkapan P3K untuk burung. Untuk biaya penggantian, tergantung isi dan jumlahnya. Hal ini bisa dibicarakan melalui telepun 085 7273 91224 atau email.

Isi kotak P3K yang saya sarankan:

1. Antibiotik antara lain sulfaquinoxaline atau kombinasi sulfaquinoxaline dengan diaveridin, yang dijual di pasaran bebas dengan berbagai nama merk dagang.

Antibiotik spektrum luas berguna untuk tindakan darurat kalau burung sakit tetapi kita jauh dari dokter hewan atau jauh dari lab untuk penelitian sampel darah bagi penentuan jenis penyakit dan sebagainya.

2. Jodium tincture atau bisa juga povidone-iodine (juga dijual dengan berbagai merk dagang), baik dalam bentuk cair maupun salep .

Jodium tincture atau bisa juga povidone-iodine untuk penyembuhan luka baru. Dalam bentuk cair untuk penggunaan luka yang agak dalam, sedangkan yang salep untuk luka luar sekaligus menutup luka. Jodium tincture atau bisa juga povidone-iodine juga bisa digunakan untuk campuran antiseptic.

3. Obat anti parasit (obat cacing dan obat kutu serta jamur)

Obat anti parasit bermanfaat untuk membasmi parasit seperti cacing (misalnya menggunakan AscariStop), kutu permukaan kulit ataupun yang berada di dalam permukaan kulit (FreshAves dan BirdFresh).

4. Obat mata

Burung mudah terserang konjungtiva. Untuk itu perlu disiapkan obat mata (yang biasa digunakan manusia) baik yang tetes maupun salep atau ointment seperti salep mata tetracyclin, chloramphenicol, neomycin dan sebagainya.

5. Alat suntik (alat injeksi)

Bisa digunakan untuk melakukan vaksinasi misalnya, ataupun melakukan injeksi lainnya. Alat suntik juga berguna untuk menyuntikkan obat cair ke tubuh jangkrik yang akan diberikan ke burung

6. Peralatan penunjang: plester, gunting, gunting kuku, silet/cutter dan sebagainya.

Jika rumah Anda jauh dari petshop, poultryshop atau kios pakan burung atau malas mencarinya keluar, Anda bisa memesan perlengkapan P3K untuk burung ke Om Kicau.

Harga akan diesuaikan degan perlengkapan yang dibutuhkan.

PESAN? KLIK DI SINI.

Kembali ke DAFTAR PRODUK







CARA PEMESANAN:




  1. Sampaikan pesan melalui "kotak pemesanan" di bawah ini dengan nama dan alamat email Anda.

  2. Tuliskan di dalam form nama produk yang dipesan serta nama dan alamat lengkap penerima barang.

  3. Jika sudah dilakukan pembayaran (lihat cara pembayaran, di sini), sebutkan pembayaran melalui rekening apa (BCA atau Mandiri atau cara pembayaran yang lain) dari rekening atas nama siapa, dan jumlah uang yang dikirim/transfer.

  4. Untuk mempercepat response dari Om Kicau, usahakan kirim pesan yang sama melalui SMS ke nomer HP 085 7273 91224.


[contact-form to="dutosricahyono@yahoo.com,dutosricahyono@gmail.com"]

CARA PEMBAYARAN:

Transfer uang sejumlah harga produk/ produk-produk yang dipesan plus ongkos kirim (paket pos kilat khusus) sebesar Rp. 20.000 (Jawa) atau Rp. 25.000 (luar Jawa) untuk sekali pengiriman (berapapun jumlah dan jenis obat yang dipesan) ke:

logo-bca

BCA KCP Kartasura atas nama ARDIASTUTY

No. Rekening: 393 0266 174

atau

logo-mandiri

Bank Mandiri Kantor Kas Kartasura atas nama ARDIASTUTY

No. Rekening: 138 000 7057 065



Setelah mengirim uang, isi formulir pembelian di atas dan/atau sampaikan pemberitahuan melalui telepon/SMS ke 085 7273 91224. Isi pemberitahuan adalah "dikirim dari rekening siapa ke rekening mana (BCA atau Mandiri), jumlah uang, barang yang dipesan, nama dan alamat lengkap penerima barang."

Setelah melalui pengecekan internet banking transferan sudah masuk. Barang dikirim.

Lama pengiriman antara 2-4 hari kerja tergantung kondisi jasa pengiriman.

Catatan: Jika persediaan produk tertentu di Om Kicau sedang kosong, pengiriman dilakukan segera setelah barang tersedia dan akan diberitahukan melalui email atau SMS/telepun.

Kembali ke form pembelian. Atau kembali ke DAFTAR PRODUK









RINGKASAN PRODUK DAN BIAYA PENGGANTIAN PRODUKSI



(BOLEH PESAN SATU BARANG, DAN ADA DISKON UNTUK PERMINTAAN BARANG DALAM JUMLAH PAKETAN):

  1. BirdPower (8 ml) Rp. 75.000

  2. BirdCream (5 gram) Rp, 50.000

  3. BirdBlown (8 ml) Rp, 75.000

  4. BirdSlim (10 ml) Rp, 75.000

  5. BirdTwitter (10 ml) Rp, 75.000

  6. StopSnot (8 ml) Rp, 75.000

  7. BirdVit (50 gram) Rp. 50.000

  8. FreshAves (72,5 gram) Rp. 75.000

  9. AscariStop (10 gram) Rp. 25.000

  10. BirdMature/BMR (2,5 ml atau 5 kapsul jelly, atau 15 kapsul isi powder) Rp. 75.000

  11. TestoBird (TSB) dan EstroBird (ESB) (isi botol @ 8 ml) Rp. 100.000

  12. BirdMolt /BMT (2,5 ml) Rp. 75.000

  13. BirdShout/BST (2,5 ml) Rp. 75.000

  14. BirdFresh/BFR (2 ml) Rp. 75.000

  15. BirdMineral (100 gram) Rp. 75.000

  16. BirdMolt-Pre (8 ml) Rp, 75.000

  17. BirdMolt-Post (8 ml) Rp, 75.000

  18. BirdFood harga per botol Rp. 75.000

  19. PERLENGKAPAN P3 K PLUS tergantung isi paket


Biaya pengiriman untuk sekali pembelian -- berapapun item barang yang dipesan-- Rp. 20.000 untuk wilayah Jawa dan Rp. 25.000 luar Jawa.

Kembali ke DAFTAR PRODUK

Sabtu, 24 Juli 2010

BirdFood, EF khusus Poliponic, Harmoni, Mesi dan kenari jawara lainnya

Sudah lama sebenarnya Om Kicau mencari satu formula makanan burung yang benar-benar bagus untuk burung pemakan biji, khususnya kenari. Sejumlah pemilik kenari jawara pun coba Om Kicau kontak. Namun tampaknya tidak ada yang bisa membuat ramuan khusus yang bisa digunakan sebagai referensi. Ada pemilik burung jawara yang memberi resep khusus, namun penampilan burungnya rata-rata tidak bisa konsisten.


Sampai pada akhirnya Om Kicau bertemu seorang teman Jogja yang selama ini dikenal sebagai "pencari bakat" kenari-kenari calon jawara. Sudah banyak burung kenari jawara muncul berkat "penemuannya". Memang, untuk menjadi jawara, faktor keturunan atau genetik sangat menentukan. Namun faktor keturunan tidak ada artinya jika perawatan dan khususnya asupan makanan tidak diperhatikan. Alih-alih jadi jawara, pakan yang tidak seimbang dan bagus komposisi asupan gizinya, malah membuat burung selalu bermasalah.


Di tangan teman Jogja inilah kenari-kenari "penemuan-"nya diolah sedemikian rupa dengan asupan pakan buatan sendiri, khsusunya menjelang lomba.


Maka jika Anda pernah mendengar kenari jawara bernama Poliponic, maka itu adalah salah satu kenari besutan teman Jogja tersebut, yang sehari-hari dipanggil Nur Gendut. Di tangan Om Nur, dan kakaknya, Inu, Poliponic merajai berbagai arena lomba burung kelas kenari. Salah satu prestasi gemilang Poliponic adalah muncul sebagai best of the best (BOB) 2009 Papburi Jogja.


Selain Poliponic, tentu Anda pernah mendengar nama kenari jawara Harmoni. Nama Harmoni di tangan Om Nur dan Om Inu cukup disegani di Papburi Solo. Pestasinya antara lain adalah masuk menjadi BOB Papburi Solo pada November 2009.


Dari Om Nur itulah akhirnya Om Kicau mendapat resep dasar ramuan pakan burung jawara. Dalam perjalanan waktu, ramuan itu disempurnakan dengan tambahan menu khusus... dan jadilah ramuan pakan khusus kenari menghadapi lomba. Dengan ramuan pakan khusus itulah kemudian Anda juga pasti sering mendengar nama kenari jawara di beberapa arena lomba di Jakarta, seperti Semar Mendem (Eka Jakarta) dan berapa nama lain yang kurang etis disebutkan di sini karena saat ini sudah berpindah tangan ke orang lain.


Atau Anda pernah mendengar nama Mesi? Ya, Mesi adalah hasil silangan kenari dan blackthroat (blacken) yang jarang absen masuk 3 besar untuk setiap lomba kelas campuran impor yang dia ikuti. Sebut saja misalnya Rektor UPN Cup, Royal Cup, Road to Democracy, Trah AB-E dan lain-lain. Mesi ini selalu diberi asupan makanan khusus menjelang lomba, yakni selama 3 hari sebelum lomba sampai hari pelaksanaan lomba.


Isi ramuan

Ramuan dasar tersebut sebenarnya hanyalah tepung roti kualitas nomer satu, telur ayam jawa, tepung beberapa bijian makanan burung pemakan biji, dan ditaburi niger seed utuh. Dari ramuan dasar tersebut, kemudian ditambah ekstrak hemp seed, multivitamin, ATP dan beberapa resep "rahasia perusahaan" yang formulanya ada di tangan Om Kicau.


Nah, ketimbang Anda pusing-pusing meramu pakan sendiri, kini saatnya Om Kicau menyediakan ramuan pakan khusus kenari dengan nama BirdFood. Pakan burung resep khusus ini hanya diberikan selama 3 hari menjelang lomba sampai hari pelaksanaan lomba. BirdFood diberikan di wadah tersendiri terpisah dari pakan harian burung kenari yang tetap diberikan seperti biasanya.


Tetapi Anda jangan memberikannya secara terus-menerus sebagai pakan harian karena berisiko membuat burung menjadi gemuk. Kecuali, ya kecuali burung Anda memang ngedrop dan terlihat kuyu, apalagi kurus. Jika burung Anda demikian, maka BirdFood bisa diberikan sampai burung terlihat segar dan gacor. Setelah itu... STOP. Berikan saja nanti ketika burung disiapkan untuk lomba.


Untuk penggemar kenari, kini saatnya Anda menyaksikan kenari Anda bisa tampil maksimal di arena melalui pemberian BirdFood selama 3 hari menjelang lomba.


Jika Anda tertarik (ya kebangetan kalau kenarinya bisa menjadi bagus kok tidak tertarik ya?), Anda bisa memesan BirdFood sekarang juga ke Om Kicau. Dengan harga Rp. 75.000, Anda bisa mendapatkan BirdFood dalam kemasan botol yang bisa digunakan untuk 3 sampai 4 kali persiapan lomba.


Untuk burung drop, sakit-sakitan atau kurus, sebotol BirdFood bisa digunakan untuk terapi sampai burung bisa pulih fit kembali.



Tunggu apa lagi?


(Maaf, ramuan BirdFood* hanya memberikan bukti, bukan janji)

Salam sehat burung Indonesia, salam dari Om Kicau.


===========


*) Catatan/Perhatian: Kandungan dalam ramuan BirdFood sangat merangsang kedatangan semut. Oleh karena itu pastikan sangkar dengan pakan BirdFood di dalamnya bebas dari jangkauan semut.


Jumat, 23 Juli 2010

Mengatur transportasi burung agar tidak stres

Ada beberapa pertanyaan mengenai cara membawa burung (transpor) agar burung tidak tersiksa, tidak takut, nyaman dan terhindar dari stres berat dan mati.


Untuk membawa burung, ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan sebagai berikut:




  1. Suhu badan bangsa burung kurang lebih 40°C, jadi sangat tinggi. Pada waktu sakit suhu badan burung dapat dengan drastis menurun. Oleh karena itu, dalam membawa burung sangkar harus ditutup dengan kain atau koran. Apabila mobil Anda dilengkapi alat penghangat, hangatkan dahulu ruang atau kabin mobil. Selama dalam perjalanan dianjurkari tidak membuka jendela-jendela (menghindari angin), juga tidak menghidupkan AC.

  2. Burung jenis besar yang sudah jinak dapat dibawa di luar sangkar, tetapi tetap harus dilindungi dengan penghangat misalnya jaket atau handuk.

  3. Burung jenis  kecil  dapat dibawa  di  dalam  kotak sepatu tetapi tetap dilindungi dengan penghangat seperti poin nomor  2.

  4. Sediakan pakan di dalam sangkar. Untuk pemakan serangga, sediakan kroto bersih atau jangkrik bersih yang bisa diletakkan di dalam wadah yang ditali kencang di kardus atau bisa juga ditebarkan di bagian pinggir sangkar. Untuk pemakan buah, berikan pisang atau buah lain yang relatif tidak berair.


Sementara sebelum burung diberangkatkan, perlu diberi tambahan multivitamin yang akan mengurangi tingkat stres burung dan menambah daya tahan.


Setelah sampai tujuan, burung segera dikeluarkan dari wadahnya dan berikan lagi multivitamin setelah diberi makan dan minum secukupnya. Pemberian multivitamin sangat penting untuk burung-burung yang menjalani transportasi untuk diikutkan lomba.


Salam transpor burung, salam dari Om Kicau...

Sabtu, 17 Juli 2010

Kamis, 15 Juli 2010

Cara menyilang lovebird agar beranak lutino atau albino

Salah satu daya tarik lovebird adalah karena warnanya yang indah. Oleh karena itu, dalam pengembangbiakan lovebird biasanya direncanakan suatu pengembangbiakan lovebird dengan pola warna tertentu. Hal ini memang memungkinkan dan sudah banyak yang berhasil mengembangbiakkan lovebird dengan warna-warna tertentu. Biasanya warna-warna yang langka akan membuat harga lovebird menjadi sangat tinggi.


Dalam merencanakan warna bulu pada pengembangbiakan lovebird tidak dapat dilepaskan dari hukum genetik. Secara umum, demikian disebutkan Siti Nuramaliati Prijono dalam buku berjudul Lovebird, telah diketahui bahwa dari pasangan yang dikawinkan maka sifat anak-anak 50% meniru induk betina dan 50% meniru induk jantan. Dengan kata lain sifat anak merupakan perpaduan setengah sifat induk jantan dan setengah sifat induk betina. Sifat-sifat yang diturunkan ini pun masih dipengaruhi oleh sifat resesif dan sifat dominan yang dimiliki oleh pasangan yang dikawinkan.


Untuk menentukan sifat resesif dan dominan ini dapat diperkirakan setelah suatu pasangan yang berlainan sifatnya (dalam hal ini warna bulu) menurunkan dua-tiga periode keturunan. Bila keturunan pada periode-periode tersebut cenderung mempunyai hasil yang relatif sama maka dapat diperkirakan sifat dominan dan resesif yang ada pada induk jantan dan atau induk betina. Berdasarkan pengalaman-pengalaman inilah kemudian dapat disusun program perencanaan warna bulu pada anak lovebird dari pasangan-pasangan yang dipelihara.


Berkaitan dengan pengembangbiakan lovebird untuk mendapatkan warna bulu yang berbeda maka pengetahuan dasar mengenai genetik sangat penting diketahui oleh penangkar. Dengan pengetahuan dasar genetik tersebut memungkinkan penangkar untuk mengawinsilangkan lovebird sehingga dapat diperoleh anak lovebird dengan warna bulu yang diinginkan.


A. Genetika sebagai Pengetahuan Dasar Pengembangbiakan Lovebird


Genetika adalah ilmu tentang keturunan atau asal-usul makhluk hidup. Dalam ilmu ini dipelajari cara suatu sifat (karakter) diturunkan kepada keturunannya.


Unit terkecil bahan sifat keturunan adalah gen. Gen terletak pada kromosom dan tersusun secara linear. Dalam setiap sel tubuh terdapat sepasang kromosom. Dengan sendirinya gen-gen pada kromosom berpasangan dan pasangan gen tersebut terletak pada lokus yang sama. Gen-gen yang terletak pada lokus yang sama memiliki pekerjaan yang sama, hampir sama, atau berlawanan, tetapi untuk satu tugas tertentu. Sebagai contoh, gen G bersama alelnya g bekerja untuk menumbuhkan pigmentasi warna bulu. Gen G mampu untuk berpigmentasi, sedangkan gen g tidak mampu berpigmentasi. Tugas gen tersebut berlawanan, tetapi untuk tugas yang sama yaitu pigmentasi warna bulu.


Selama proses reproduksi, satu set kromosom diturunkan dari setiap induknya kepada anaknya. Sperma dan sel telur hanya berisi setengah dari jumlah kromosom yang ada di sel lainnya pada tubuh. Jadi, ketika dua dari "setengah kelompok" bersatu pada waktu proses pembuahan telur oleh sperma terbentuk suatu gabungan yang diturunkan pada anaknya.


Dalam genetika, bentuk luar atau kenyataan karakter yang dimiliki suatu individu (misalnya: warna hijau pada bulu) dikenal dengan istilah fenotip. Sementara bentuk susunan genetik suatu karakter yang dimiliki suatu individu dan ditulis dengan simbol gen dikenal dengan istilah genotip. Simbol gen untuk lovebird yang bulunya berwarna normal (hijau) ditulis GG. Lovebird yang berbulu lutino, biru, dan warna mutasi lainnya ditulis gg. Lovebird yang memiliki simbol gen yang sama (pasangan kedua alel pada suatu individu sama), misalnya GG dan gg, disebut homozigot.


GG adalah pasangan homozigot yang bersifat dominan, sedangkan gg adalah pasangan homozigot yang bersifat resesif. Hal ini berarti bahwa warna lovebird yang normal (hijau) adalah dominan terhadap warna mutasi. Apabila lovebird memiliki simbol gen yang berbeda (pasangan kedua alel pada suatu individu tak sama), misalnya Gg, disebut heterozigot. Lovebird yang memiliki genotip yang heterozigot (Gg) maka akan menunjukkan warna bulu hijau. Warna hijau adalah dominan terhadap warna mutasi dan warna mutasi tersebut tertutup oleh warna hijau sehingga tidak terlihat dari penampilannya.


B. Program Persilangan untuk Menghasilkan Warna Mutasi Bulu


Gen dapat mengalami mutasi lebih dari sekali sehingga dapat terbentuk 2 atau lebih macam alel bagi suatu gen. Gen G berperan untuk menumbuhkan warna bulu secara normal lalu gen G mengalami mutasi. Dengan demikian, gen G tidak mampu mengadakan warna bulu secara normal sehingga akan menghasilkan warna bulu lainnya, seperti albino dan lutino. Gen G yang bermutasi itu diberi simbol g. Gen yang mengalami mutasi tersebut ditulis dengan huruf kecil karena karakter yang ditumbuhkan bersifat resesif.


Artinya, bila gen g terdapat pada satu tubuh dengan gen G maka gen g akan ditutupi atau dikalahkan. Kejadian mutasi gen ini dapat dimanfaatkan untuk tujuan pengembangbiakan lovebird sehingga dihasilkan lovebird dengan warna bulu yang diharapkan, yaitu sama atau berbeda dengan induk jantan dan betinanya. Untuk tujuan komersial, cara ini cukup menguntungkan karena lovebird dengan warna mutasi mempunyai daya jual yang lebih mahal.


Jenis lovebird yang banyak dijual di pasar burung di Indonesia adalah lovebird 'muka salem', lovebird kacamata 'fischer', lovebird kacamata 'topeng', dan lovebird hasil mutasi. Ketiga jenis lovebird tersebut dapat mudah dikembangbiakkan untuk menghasilkan lovebird warna mutasi. Di antara ketiga jenis lovebird komersial tersebut, lovebird 'muka salem' dapat menghasilkan banyak warna mutasi, seperti lutino (kuning, mata merah), golden cherry (kuning), cinnamon (cokelat kekuningan), biru pastel, pied (bercak warna), dan albino (putih, mata merah). Warna mutasi dari lovebird kacamata 'topeng' yang terkenal adalah biru.


Untuk mendapatkan anakan dengan warna mutasi, penangkar harus mempunyai induk dengan warna mutasi. Apabila ingin diperoleh anak dengan warna mutasi dari kedua induk yang berbulu normal maka caranya sangat rumit dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Berikut ini contoh-contoh program perencanaan warna bulu pada anak lovebird dari pasangan-pasangan yang dipelihara.


1. Lutino dan albino


Lutino dan albirto pada lovebird 'muka salem' adalah bentuk dari mutasi rangkai kelamin resesif. Gen lutino dan albino terletak pada kromosom kelamin. Oleh karena itu, karakter yang ditimbulkan gen ini diturunkan bersama dengan karakter kelamin. Selain kedua bentuk mutasi tersebut, bentuk mutasi bulu lain yang melibatkan rangkai kelamin resesif adalah cinnamon murni atau hasil mutasi yang bermata merah.


Perhatikan digram di bawah ini:



Pada burung, kromosom kelamin betina adalah ZW dan kromosom jantan adalah ZZ (pada binatang mamalia kromosom kelamin betina adalah XX dan kromosom jantan adalah XY). Hal ini berarti bahwa lovebird betina menghasilkan telur yang membawa Z dan W, sedangkan lovebird jantan menghasilkan sperma yang hanya membawa Z. Jika resesif gen mutan terjadi pada kromosom Z yang tidak ada pasangannya dengan kromosom W yang lebih pendek maka tidak terjadi pindah silang gen mutan tersebut.



Dengan demikian, lovebird betina hanya memerlukan satu gen resesif (contoh: g) untuk memperlihatkan adanya mutasi dalam penampilannya, sedangkan lovebird jantan memerlukan dua resesif gen (contoh: gg). Oleh karena keturunan yang berupa ZW adalah betina dan ZZ adalah jantan, pewarisan kromosom Z akan mengikuti pola khas: induk betina akan meneruskan kromosom Z hanya kepada keturunan jantannya, sedangkan induk jantan akan meneruskan kromosom Z kepada keturunan jantan dan betina. Itulah sebabnya anak betina akan selalu mewarisi kromosom Z dari induk jantan karena induk betina pasti telah menyumbangkan kromosom W. Lagi pula, induk betina dapat meneruskan informasi pada kromosom Z kepada cucunya hanya melalui anak-anak jantannya. Sifat genetik yang dilanjutkan dengan pola khas ini disebut rangkai kelamin.


Untuk memperoleh bentuk lutino dari lovebird 'muka salem' dapat dilihat pada Tabel 1. Gen dominan untuk warna hijau normal menggunakan simbol G.


Tabel 1:


Dengan demikian, pejantan warna hijau normal memiliki genotip GG, betina hijau normal adalah G-, jantan lutino adalah gg, jantan hijau normal atau pembawa sifat lutino adalah Gg, dan betina lutino adalah g-.

Apabila ingin diperoleh cukup banyak anak lovebird berbentuk lutino dari sepasang lovebird yang ditangkarkan maka sebaiknya kegiatan penangkaran dimulai dengan menangkarkan sepa-sang lovebird yang terdiri dari betina normal dan jantan lutino (Diagram l).

Diagram 1:



Dengan cara ini dapat diharapkan diperoleh 50% anak lutino pada generasi pertama. Hal ini tidak mungkin terjadi bila sepasang lovebird yang dikawinkan adalah betina lutino dengan jantan normal homozigot (Diagram 2).

Diagram 2:



Keuntungan lain dari penggunaan pasangan betina normal dengan jantan lutino adalah dapat diketahuinya jenis kelamin anak ketika berada di sarang, yaitu sebelum bulunya muncul. Anak yang betina (lutino) mempunyai mata berwarna merah, sedangkan anak jantan (normal) mempunyai mata berwarna gelap.


Untuk menghasilkan anak lovebird albino maka perlu dimulai dengan menyilangkan lovebird betina warna biru (BBb-) dengan lovebird jantan lutino (BBll). Persilangan kedua induk lovebird tersebut menghasilkan keturunan pertama (F1) anak betina lutino atau biru (Bbl-). Selain itu, diperlukan juga pejantan dengan genotip yang sama (Bbll) yang diperoleh dari hasil perkawinan induk betina lutino (BBl-) dengan induk jantan biru atau lutino (Bbll). Perkawinan antara kedua keturunan F1 (Bbl- x Bbll) tersebut dapat dilihat pada Tabel 2.



Program persilangan untuk memperoleh anak bentuk albino dan lutino di atas dapat diterapkan untuk lovebird jenis lain yang mempunyai kedua bentuk mutasi tersebut.


2. Warna biru dan warna mutasi lainnya


Perkawinan antara lovebird kacamata 'topeng' yang berbulu normal (hijau) dengan yang berbulu biru merupakan salah satu contoh dari pasangan resesif yang melibatkan otosom (Tabel 3). Otosom merupakan kromosom yang tak menentukan jenis kelamin.


Tabel 3:



Warna hijau dominan terhadap warna biru. Bentuk genotip warna hijau adalah GG, sedangkan warna biru adalah resesif dengan genotip gg. Jadi, semua sel kelamin dari induk yang dominan akan mengandung satu gen G, sedangkan induk yang resesif akan mengandung satu gen g. Berarti semua anak akan menerima satu gen G dan satu gen g dari setiap induknya. Hal ini jelas terlihat bahwa semua anak pada generasi pertama (F1) akan mempunyai genotip Gg (Diagram 3).


Diagram 3:



Hal ini berarti secara fenotip anak lovebird tersebut berwarna hijau, tetapi anak lovebird tersebut membawa gen warna biru pada genotipnya. Jadi, anak lovebird tersebut bersifat heterozigot.


Ketika lovebird heterozigot tersebut dikawinkan maka pasangan lovebird tersobut akan menghasilkan anak yang berwarna hijau dan berwarna biru pada generasi kedua (F2). Perbandingan harapan dari anak lovebird warna hijau terhadap biru adalah 3 : 1 dengan satu pertiga anak lovebird berwarna hijau homozigot (GG), dua pertiga warna hijau heterozigot dan pembawa sifat warna biru (Gg), serta satu pertiga warna biru (gg).




Tips dari Om Kicau: Burung tidak cepat jodoh bisa Anda pacu kematangan organ reproduksinya dengan BirdHormon. Jika pasangan terlalu lama tidak produksi atau macet produksi, Anda bisa gunakan BirdMature. Mau pesan? Klik di sini.



Pasangan otosom resesif lainnya antara lain adalah perkawinan antara lovebird 'muka salem' yang berbulu normal dengan yang berbulu biru pastel, dan perkawinan antara jenis lovebird berbulu normal dengan lovebird warna mutasi lainnya.


Warna bulu mutasi lainnya pada lovebird yang melibatkan pasangan otosom resesif adalah pied dan golden cherry. Pada prinsipnya, untuk mendapatkan bulu dengan warna mutasi tersebut hampir sama dengan program persilangan untuk memperoleh bulu warna biru. (Sumber: Lovebird oleh Siti Nuramaliati Prijono)


Minggu, 11 Juli 2010

Penentuan jenis kelamin, problem khas para penangkar lovebird

Menentukan jenis kelamin lovebird memang tidak mudah. Bahkan penangkar kawakan pun sering salah memasangkan lovebird. Adalah Ir Arief Usman, penangkar lovebird lutino yang insinyur peternakan, mengakui hal itu.


Ya mengapa? Sebab, betina-betina atau jantan-jantan bisa saja kawin. Untuk referensi masalah ini, silakan Anda meluncur ke halaman khusus tentang Lovebird.


Dan seperti dituturkan Arief sebagaimana dilaporkan Tablo BnR, bahkan pasangan betina-betina bisa menghasilkan telur. Tapi, peternakan jadi rusak.


Seberapa rusak? "Pokoknya, penangkaran bisa gagal. Maka, penangkar harus jeli mengamati perilaku burung untuk mengetahui jenis kelamin," katanya.


Arief yang memfokuskan diri pada penangkaran lovebird lutino itu kemudian bertutur tentang ikhwal menangkar lutino. Meskipun banyak penangkar mengaku lebih sulit dalam menangkar lutino dibanding lovebird jenis lain, bagi Usman menangkar lovebird apapun sama mudahnya.


Berawal dari sepasang indukan lutino dan sepasang lutino remaja, kini penangkaran lovebird miliknya telah beranak pinak dan menjadi tujuan penggemar lovebird lutino di Madiun dan kota-kota sekitarnya.


"Sebenarnya menangkar lovebird lutino awalnya adalah sebuah tantangan, karena menurut beberapa penangkar lovebird, menangkar jenis lutino sulitnya minta ampun. Bahkan ada yang bilang jika jenis lutino sengaja dimandulkan dari sananya," katanya.


Kebetulan Usman sudah menangkar lovebird jenis kacamata berwarna hijau. "Maka rasa penasaran saya wujudkan dengan membeli sepasang indukan dan sepasang remaja jenis lutino. Alhamdulillah, selang dua bulan sepasang indukan tersebut sudah berproduksi," terang bapak dua putra tersebut.


Homoseks dan heteroseks


Menurutnya, keberhasilan menangkar lovebird jenis apapun sebenarnya ditentukan oleh faktor indukan. la mengatakan bahwa menentukan lovebird jantan dan betina membutuhkan sebuah keahlian tersendiri.


"Indukan jantan dan betina harus benar-benar jelas yang ditandai kalau kawin sang jantan berada di atas dan betina ada di bawah dengan durasi kawin hingga satu menit, bahkan lebih. Kalau kawinnya hanya sebentar dan saling bertukar posisi bisa dipastikan keduanya ada lesbian atau gay," katanya bertutur tentang cara membedakan apakah burungnya homoseks atau heteroseks.


Dijelaskannya, lovebird betina dan betina atau jantan dan jantan bisa juga kawin, "Kalau betina dengan betina bisa bertelur tapi tidak mungkin menetas, sedangkan sesama jantan bisa bercumbu dan kawin," terangnya.


Oleh sebab itu, mengetahui jenis kelamin bakal indukan adalah faktor yang sangat penting, karena bila tidak tepat menentukan jenis kelamin calon indukan produksi penangkaran akan mundur beberapa bulan.


Selain menentukan jantan dan betina, calon indukan harus benar-benar sehat agar keturunan yang dihasilkan juga sehat. "Bulu harus mengkilat, mata tidak berair, badan tidak kurus, kotoran tidak encer dan yang pasti tidak ada cacat tubuh. Akan lebih baik lagi bila sang induk bekas juara."


Tehnik penjodohan yang dilakukan Usman dalam menangkar lovebird melalui dua tahap. Pertama dilakukan dalam kandang umbaran, selanjutnya dimasukkan dalam kandang engkel yang berisi sepasang indukan.


Kandang umbaran diperlukan agar burung dapat berjodoh secara alami. Pada masa ini pengamatan dilakukan secara intensif agar lebih cepat diketahui jodoh tidaknya burung.


"Dalam kandang umbaran diletakkan beberapa kotak sarang sesuai jumlah lovebird yang dimasukkan. Jika sepuluh burung berarti kotak sarangnya ada lima. Kita amati beberapa hari, jika tidur bersama dalam kotak sarang, saling mengikuti satu sama lain dan berbunyi bersahut-sahutan kemungkinan besar mereka berjodoh. Apalagi lovebird yang kita prediksi jantan mau menyuapi sang betina," terangnya.




Tips penjodohan Om Kicau:


Jika Anda kesulitan menjodohkan lovebird atau lovebird lama produksi padahal sudah pasti jantan-betina dan akur, gunakan saja TestoBird untuk si jantan dan EstroBird untuk si betina.


Mau order? Klik di sini.



Tahap selanjutnya, bila sudah dianggap berjodoh, sepasang indukan tersebut dipindah ke dalam sangkar engkel agar mereka bisa nyaman berproduksi tanpa gangguan burung yang lain.


"Biasanya sekitar dua bulan burung yang berada dalam sangkar ini sudah mulai menetas. Untuk tahap selanjutnya adalah melakukan perawatan terhadap indukan tersebut agar bisa berproduksi secara maksimal. Dan kandang umbaran tetap kita beri burung yang berisi calon indukan yang bila berjodoh kita masukkan kandang engkel, begitu seterusnya," kata pemilik Mumtaz Love Bird Farm.


Lutino, Burung Keibuan


Indukan yang berjodoh biasanya akan bertelur dan mengerami telurnya selama 21 hingga 30 hari, karena tidak semua induk bertelur tiap hari. Terkadang ada yang tiga hingga empat hari sekali.


Maka tidak heran bila akan panen ada piyikan yang tidak sama postur tubuhnya dalam satu sarang, ada yang sudah bisa terbang sementara piyik lainnya masih berbulu kapas. Pada saat usia piyikan dua bulan biasanya sudah lepas sapih atau sudah bisa mencari makan sendiri.


Lovebird lutino menurut Usman memiliki sifat keibuan yang baik, maksudnya secara naluriah dia masih merawat anaknya dengan baik meskipun pada saat itu dia sudah memasuki masa bertelur.


"Anak yang bontot memang masih dirawat secara rutin hingga dia lepas sapih seperti kakak-kakaknya. Berbeda dengan lovebird hijau yang ada di sini, terkadang sang induk membunuh anaknya jika waktu bertelur anak belum juga lepas sapih," ungkap bapak dua putra ini.


Dalam pengasuhan piyik, Usman menerapkan cara alami. Piyik yang baru menetas dibiarkannya hingga usia dua bulan. Panen burung ini pun bisa ia lakukan secara teratur setiap tiga bulan sekali dari masa indukan bertelur. Dan hasilnyapun juga sangat baik yaitu tiga hingga empat piyik setiap panen. "Mungkin faktor makanan juga berpengaruh terhadap produktivitas indukan," katanya mantap.


la memberi pakan lovebird di penangkarannya dengan campuran berbagai macam biji-bijian. Masing-masing adalah milet merah dan milet putih, juwawut, gabah beras merah dicampur dalam porsi yang sama, jagung dan kangkung yang diberikan setiap seminggu dua kali. Biji matahari diberikan hanya untuk lovebird remaja dan indukan yang akan bertelur.




Tips Om Kicau untuk pakan lovebird:


Mineral burung sangat esensial khususnya untuk burung pemakan biji. Jika Anda ingin memastikan kecukupan mineral untuk kesehatan lovebird di penangkaran, gunakan mineral burung. Apa itu dan bagaimana mendapatkannya? Klik di sini.



Hal lain yang menurut Arief sangat penting adalah pemberian extra fooding pada indukan yang baru menetaskan telurnya. Karena pada saat itu sang induk memerlukan tambahan asupan gizi yang sangat besar karena harus berbagi makanan dengan anaknya.


Kegagalan hal biasa


Jangan pernah terlintas setiap usaha selalu berhasil dengan balk, setiap usaha biasanya selalu disertai kegagalan dan dari kegagalan ini pelaku usaha bisa mengambil hikmah.


Usman dalam menangkar lovebird inipun pernah mengalami kegagalan pada saat pertama kali menangkar. "Faktor cuaca panas bila diabaikan bisa menghambat laju produksi, karena telur tidak bisa menetas. Selain itu penentuan induk secara sembrono bisa mengakibatkan produksi bisa mundur karena telur tidak menetas. Oleh sebab itu harus diamati betul antara jantan dan betina," ujarnya.


Hawa panas pada saat musim kemarau bisa disiasati dengan solusi membuat lingkungan yang nyaman dengan cara menyiram sekitar kandang dengan air sesering mungkin agar udara menjadi sejuk.


Dari tiga puluh pasang lovebird yang ada di penangkarannya, separuh di antaranya adalah jenis lutino, tentu telah membawa dampak ekonomi yang tidak bisa dibilang kecil.


"Minimal lima jutaan setiap bulan," jawabnya saat ditanya penghasilan yang diperolehnya dari menangkar lovebird.


Menurutnya menangkar lovebird sangat menguntungkan, apalagi jenis lutino. Bahkan ia tidak perlu repot-repot memasarkannya, karena sebagian besar pembeli telah inden sejak burung masih mengeram.


Lovebird-lovebird tersebut biasanya dibeli pelanggan saat usia dua bulan atau selepas sapih. Harganya bervariasi, untuk lovebird hijau kacamata dihargai Rp.250 ribu. Lovebird lutino warna mata merah tua berkisar antara Rp.900 ribu hingga 1,2 juta perekor, sedangkan lutino yang berwarna mata merah muda lebih mahal lagi, yaitu Rp.1,2 juta hingga Rp.1,5 juta.


Menurut Usman, selain warna mata yang membuat harga lutino lebih melambung adalah warna merah di dada atau yang biasa disebut kalung. Semakin ke bawah warna merahnya, maka semakin mahal pula burung tersebut.


Bila harga piyikannya sudah setinggi itu, lantas berapa harga untuk sepasang indukannya? Usman memberi harga Rp.1,5 juta hingga 1,8 juta untuk indukan ijo kacamata, sedangkan untuk harga indukan lutino adalah Rp.3,5 juta hingga Rp.5 juta sepasang. Sebuah harga yang cukup menggiurkan, Anda ingin meniru? Ya perlu nafas panjanglah, terutama karena tisak semua usaha mesti berjalan mulus dan landai. Kadang naik kadang turun.


Selamat menangkar, salam dari Om Kicau.