Jumat, 23 April 2010

Blackthroat impor segera datang, harga sudah "menantang"


Anda penggemar burung pemakan biji khususnya famili Fringilidae atau bangsa kenari? Khususnya lagi yang bernama blackthroat? Ya, Anda perlu siap-siap amunisi saja karena tidak lama lagi akan segera datang burung blackthroat imporan asal Afrika. Oke, sebelum melanjutkan tentang rencana kedatangan blackthroat, kita cerita dulu deh secara sekilas tentang blackthroat ini.

Saat ini di Indonesia dikenal ada dua jenis blackthroat, yakni yang berwarna cokelat dan blackthroat yang berwarna putih keabuan (putih kelabu). Sama-sama bersuara keras dan nyaring, blackthroat cokelat berpostur lebih besar namun kurang disuka karena orang cenderung memilih blackthroat putih keabuan yang memang terlihat lebih bersih dan indah.

Blackthroat yang biasa disingkat BT ini hidup dan tersebar di Jawa, Kalimantan, Bali, Cina dan Afrika. Blackthroat yanga ada di Indonesia diperkenalkan dan dibawa oleh bangsa Belanda ketika menjajah Indonesia.

Burung ini bersifat poligami sehingga blackthroat jantan bisa dikawinkan dengan betina lebih dari satu. Bukan hanya dengan sesama blackthroat, pejantan blackthroat bisa dikawinkan dengan kenari, herda sanger, mozambik dan juga gelatik. Contoh penangkaran blackthroat yang dilakukan dengan sistem poligami adalah penangkaran milik Mas Kuwat di Klewer Sukoharjo.
Blackthroat memiliki postur tubuh hampir sama dengan herda sanger. Karenanya, banyak orang yang keliru mengenalinya. Yang paling utama yang membedakan blackthroat dengan sanger adalah warna hitam pekat pada leher/kerongkongan blackthroat (yang karena itulah dia disebut "blackthroat") jantan dewasa dan bulu warna kuning di ekor blackthroat.

Beda blackthroat jantan dan blackthroat betina

Secara umum perbedaan blackthroat jantan dan betina seperti ditulis di buku "Merawat dan Melatih Burung Kicauan" adalah sebagai berikut:

1. Blackthroat jantan tegap, dengan panjang sekitar 12 cm. Betina hampir sama tetapi cenderung berpostur bulat.
2. Blackthroat jantan dewasa memiliki warna hitam pekat di tenggorokannya sedangkan betina agak samar.
3. Blackthroat jantan berkepala besar, cenderung lonjong, betina berkepala kecil dan bulat.
4. Blackthroat jantan memiliki pen (kloaka) yang menonjol keluar dan ada tonjolan sebesar biji kacang hijau dengan bulu rawis. Blackthroat betina berkloaka datar dan hanya ada lubang untuk keluar kotoran.
5. Blackthroat jantan berparuh tebal, blackthroat betina berparuh tipis.
6. Blackthroat jantan bersuara nyaring, ngerol dan lagu variatif. Blackthroat betina bersuara kecil, lagu monoton.
7. Blackthroat jantan berleher jenjang, blackthroat betina berleher pendek.

Nah setelah kita paham serba sedikit tentang blackthroat, maka siap-siap saja bagi yang berminat memeliharanya. Diperkirakan pada awal Mei nanti burung sudah tiba di Jogja. Harga blackthroat jantan imporan dari Afrika itu, menurut sang importir, akan dilepas di pasaran dengan kisaran harga Rp. 1,5 juta. Kemana harus memesan? Sabar ya Om dan Tante semua, untuk nomer telepun dan nama contact person-nya tunggu artikel berikutnya karena kalau saya beri nama dan nomernya sekarang, nanti malah merepotkan yang bersangkutan.

Ikuti saja informasi yang akan segera saya sampaikan di artikel berikutnya.
Salam sehat burung Indonesia.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar dengan tidak mengirim SPAM.
Terima kasih.